Buatan China, Jembatan Gantung Paling Menakutkan pada Global

JAKARTA – Jembatan yang digunakan membentang sepanjang 150 meter pada berhadapan dengan Dadong River Gorge di tempat Chongqing, China, dijuluki sebagai jembatan gantung paling menakutkan di area dunia akibat terlihat sangat bukan aman.
Beberapa tahun terakhir, video-video yang tersebut menampilkan kendaraan proses pembuatan berat melintasi jembatan sempit yang tersebut rapuh menjadi viral. Kekuatan jembatan yang tersebut tergantung sekitar 300 meter di area berhadapan dengan ngarai sungai ini dipertanyakan.
Apalagi jembatan sejauh 240 meter ini tidaklah memiliki menara atau dasar untuk penyangga. Tumpuannya hanya sekali mengandalkan empat kabel baja untuk menopang kendaraan hingga seberat 45 ton.
Oddity Central melansir, Hari Sabtu (17/8/2024) jembatan ini miliki lebar 12 meter atau semata-mata cukup untuk dilalui satu kendaraan. Meskipun dilengkapi dengan jaring pengaman dalam setiap sisi, satu langkah yang tersebut salah mampu berakibat fatal. Bahkan cukup sulit untuk dilalui pada kondisi normal, apalagi jikalau harus melakukannya pada hari yang sangat berangin.
Jembatan gantung Dadong River Gorge ini sejatinya menjadi proyek sementara yang dimaksud dirancang untuk memfasilitasi penyelenggaraan Jembatan Shuangbao. Ketika selesai, jembatan ini akan menjadi jembatan lengkung ganda terbesar di dalam dunia, membentang pada melawan Sungai Dadonghe juga Xiaohegou.
Namun, untuk memulai pembangunan struktur megah ini, para pekerja perlu mencapai gunung kecil yang tersebut akan menopang lengkungan berada dalam jembatan tersebut. Maka, mereka itu menciptakan ide untuk memulai pembangunan jembatan gantung sementara.
Jembatan ini bukanlah yang digunakan paling stabil di tempat dunia, meskipun ketegangan horizontal dari empat kabel baja besar sejauh ini telah terjadi melakukan tugasnya dengan cukup baik. Tak ayal, China pun terkenal dengan infrastruktur yang tersebut mengesankan, dari jalan tol sungai yang tergantung hingga jalan layang yang digunakan menakjubkan.






