DPR Tunda Pengesahan Anggaran KPU Rp3 Billion Tahun 2025

JAKARTA – Komisi II DPR menunda menyetujui pagu anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) tahun 2025 sebesar Rp3.062.311.327.000 (3,062 triliun). DPR memohon KPU merincikan lebih besar dulu pengalokasian dana yang disebutkan sebelum adanya persetujuan.
Penundaan itu terjadi pada waktu KPU sama-sama DPR mengatur Rapat Dengar Pendapat (RDP) di tempat Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024).
Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mengatakan, RDP akan kembali dilakukan pada 27 September 2024. “Komisi II DPR memberikan catatan lalu memohon agar KPU kemudian Bawaslu melakukan review terhadap pengalokasian anggaran pada masing-masing inisiatif yang dimaksud telah disetujui anggarannya untuk efisiensi anggaran dengan memperhatikan saran dan juga masukan dari anggota Komisi II DPR,” ujar Doli.
“Nanti kita sampai jumpa tanggal 27 September paling ya, kecuali nanti ada waktu yang dimaksud lebih lanjut cepat yang dimaksud disusun sekretariat,” sambungnya.
Dari keseluruhan anggaran Rp3,062 triliun meliputi acara dukungan manajemen sebesar Rp2.772.068.291.000. Lalu, acara penyelenggaraan pemilihan umum pada proses konsolidasi demokrasi sebesar Rp290.243.036.000.
Dalam kesempatan itu, DPR juga menolak usulan KPU mendirikan Akademi Kepemiluan yang digunakan dananya disedot dari pagu anggaran 2025.





