Agenda Deklarasi Golkar Usung Anies Baswedan-Ahmed Zaki Iskandar Disebut Hoaks
Jakarta – Sekertaris Dewan Pimpinan Pusat (DPD) Partai Golkar DKI DKI Jakarta Basri Baco menyatakan acara pengumuman dukungan Partai Golkar untuk pasangan Anies Baswedan-Ahmed Zaki Iskandar untuk maju pada Pemilihan Pemuka (Pilgub) DKI Ibukota adalah hoaks.
“Hoak ini,” kata Baco ketika dimintai konfirmasi perihal kebenaran adanya acara pengusungan tersebut, Sabtu, 27 Juli 2024. Poster yang tersebut berisi informasi rencana pengumuman duet Anies Baswedan-Zaki Iskandar oleh Golkar beredar di dalam media sosial di beberapa hari terakhir.
Dalam poster itu, pengumuman akan diwujudkan oleh Jaringan Aktivis Golkar. Agenda pemberitahuan yang dimaksud dijadwalkan di dalam Tugu Proklamasi atau Taman Proklamator pukul 16.00, Sabtu, 27 Juli 2024.
Petugas Security Taman Proklamator Arif Rahman Hakim juga menyatakan tidaklah ada acara yang diselenggarakan oleh Partai Beringin itu. “Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, biasanya saya dikasih tau serta ada suratnya,” katanya.
Sebelumnya, Dewan Pertimbangan (Wantim) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Ibukota memang sebenarnya telah lama merekomendasikan Ketua DPD Partai Golkar DKI Ibukota Indonesia Ahmed Zaki Iskandar sebagai akan calon gubernur (bacagub) pada pemilihan gubernur Ibukota Indonesia 2024.
Menurut Anggota Dewan Pertimbangan Golkar DKI Ibukota Indonesia Muhammad Uncu Natsir, pihaknya merekomendasikan Zaki sebagai bacagub Ibukota Indonesia akibat di bawah kepemimpinan Zaki Golkar berhasil menambah perolehan kursi dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.
“Dari yang awalnya enam pendatang menjadi 10 warga pada Pileg 14 Februari 2024. Hal ini kenaikan yang dimaksud signifikan di bawah kepemimpinan Zaki,” ucapannya di dalam Jakarta, Jumat, 17 Mei 2024.
Perolehan pernyataan itu menjadikan Golkar berubah menjadi partai pemenang kelima dalam Jakarta, menggeser sikap Partai Amanat Nasional (PAN). Sehingga, Golkar berhak menempatkan kadernya sebagai Wakil Ketua DPRD DKI DKI Jakarta periode 2024-2029.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar telah dilakukan memberi penugasan untuk tiga kader terbaiknya untuk menjajaki dan juga menggalang pernyataan penduduk DKI Jakarta menjauhi pilkada yang dijalankan serentak pada November mendatang. Ketiga kader yang disebutkan adalah mantan Pemuka Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua DPD Golkar DKI Ahmed Zaki, kemudian Wakil Ketua DPP Golkar Erwin Aksa.
“Kami mengamati dari ketiga ini secara konkret, nampaknya lebih lanjut untuk Bapak Ahmed Zaki Iskandar. Itu dilihat dari keinginan kader-kader ke Jakarta,” ujar Uncu.
Zaki yang dimaksud juga Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 ini mampu menyebabkan kemenangan pada Jakarta. Meskipun kemenangannya cukup tipis melawan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, kata dia, Zaki menunjukkan kepiawaiannya pada mengatur organisasi.
Uncu mengutarakan Zaki memiliki keunggulan lain. Mantan Kepala Kabupaten Tangerang dua periode ini pernah berubah menjadi Anggota DPR RI. Dengan pengalamannya dalam lembaga eksekutif kemudian legislatif, Zaki dianggap mempunyai kematangan berubah menjadi pemimpin
ANTARA
Pilihan editor: Deklarasi Duet Imam Budi Hartono-Ririn Farabi Maju pada pemilihan gubernur Depok sebelum Agustusan
Artikel ini disadur dari Agenda Deklarasi Golkar Usung Anies Baswedan-Ahmed Zaki Iskandar Disebut Hoaks




