Kongres PAN Angkat Tema Indonesia Terdepan lalu Usung IKN, Hal ini Maknanya

JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) akan mengatur kongres pada 23-24 Agustus 2024 pada Hotel Indonesia, Jakarta. Kongres PAN yang disebutkan mengambil tema “Indonesia Terdepan” juga ditampilkan ilustrasi IKN sebagai kota masa depan di dalam Indonesia.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menjelaskan IKN pada Kalimantan adalah simbol dari kesetaraan kota-kota di dalam Indonesia. Sebab selama ini semua hal tertumpuk di area Pulau Jawa.
“Jawa itu sudah ada padat, Jawa harus jadi pusat industri, pusat keuangan, pusat UMKM, itu di dalam Jawa, tapi kalau mau swasembada pangan nggak mungkin saja ngandelin Jawa atau Sumatera, lahannya nggak ada. Kita punya Papua yang dimaksud selama ini kurang penting untuk mengembangkan pangan, mau swasembada beras, gula, jagung, tapioka itu ada dalam Papua tanahnya luas,” ujar Zulhas di area Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (14/8/2024).
Mendag yang digunakan juga Ketua Umum PAN itu mengumumkan jikalau Indonesia ingin maju maka harus memproduksi klaster di tempat berbagai daerahnya yang tersebut memiliki peran masing-masing, juga tak hanya saja tertumpuk pada Jawa.
“Satu lagi Kalimantan, luas sekali, orangnya sedikit, (tapi) hampir 60% penduduk Indonesia pada Jawa. Daya menyokong Pulau Jawa telah tiada layak, telah over capacity. kalau ingin negara maju harus bikin klaster, makanya kami simbolnya Ibu Daerah Perkotaan Nusantara, masa depan kita dalam sana,” jelas Zulhas.
Zulhas juga menyampaikan Kongres PAN yang disebutkan sudah ada disiapkan sejak lama serta ingin memberikan contoh buat masyarakat.
“Jadi kita telah persiapan matang oleh sebab itu sudah ada lama. Kita ingin memberikan contoh untuk seluruh masyarakat, kongres kita mencoba keras memberikan contoh terbaik. Dan nanti akan ada kejutan-kejutan menarik, bisa jadi disaksikan secara virtual, Mas Eko akan bikin bagus-bagus,” ujar Zulhas.
Sebagai informasi, forum musyawarah tertinggi pada partai berlambang matahari putih yang disebutkan juga direncanakan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga presiden terpilih Prabowo Subianto.





