Indonesia bertekad kuatkan kemitraan komprehensif dengan Selandia Baru

DKI Jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyatakan bahwa Negara Indonesia senantiasa berazam menguatkan kemitraan komprehensif dengan Selandia Baru, salah satunya melalui peningkatan kerja sejenis strategis serta kolaborasi di kawasan ASEAN lalu Indo-Pasifik.
Komitmen yang disebutkan disampaikan Menlu ketika menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia Phillip Taula dalam Jakarta, Jumat. Dalam kesempatan itu, Menlu dan juga Dubes mengkaji langkah lanjut bermacam prioritas kerja serupa bilateral, di antaranya yang dimaksud tercakup pada Rencana Aksi 2025—2029.
Sugiono juga menyampaikan kesiapan Negara Indonesia berubah menjadi tuan rumah penghadapan Komisi Gabungan tingkat Menteri (JMC) ke-12 dengan Selandia Baru pada paruh kedua tahun 2025.
“Saya harap reuni JMC ke-12 dapat mengidentifikasikan berubah-ubah deliverables (aksi konkret) untuk rencana kunjungan PM Selandia Baru Christopher Luxon ke Indonesia,” kata Menlu, menurut pernyataan tercatat Kemlu RI.
Di tingkat kawasan, Menlu Sugiono juga Dubes Taula setuju mengenai pentingnya sentralitas ASEAN serta tatanan Indo-Pasifik yang tersebut damai serta sejahtera.
Terlebih, Selandia Baru merupakan mitra strategis Nusantara di kawasan Pasifik yang digunakan berperan penting di merawat stabilitas, pertumbuhan ekonomi, lalu kolaborasi regional yang digunakan inklusif.
Sugiono juga menyampaikan apresiasi menghadapi dukungan Selandia Baru terhadap bisnis Indonesia berkiprah pada forum regional di dalam kawasan Pasifik yang mana dilandasi dengan prinsip saling menghormati, di antaranya pada hal kedaulatan kemudian integritas wilayah nasional.
“Saya juga ingin kembali menegaskan bahwa sebagai bagian dari keluarga Pasifik, Tanah Air akan terus berazam untuk meningkatkan keterlibatan di dalam kawasan, salah satunya melalui forum regional seperti Pertemuan Kepulauan Pasifik (PIF),” kata dia.
Menlu pun menyampaikan keyakinannya bahwa pengalaman panjang Dubes Taula dalam Indonesi lalu kawasan Pasifik dapat membantu penguatan kemitraan strategis bilateral ke depannya.
Menurut keterang Kemlu RI, Phillip Taula merupakan satu dari delapan duta besar yang mengemukakan surat kepercayaan untuk Presiden Prabowo Subianto di dalam Istana Negara pada 6 Mei 2025 lalu.
Artikel ini disadur dari Indonesia bertekad kuatkan kemitraan komprehensif dengan Selandia Baru





