Deposit Tanah Jarang Melimpah, Trump: Rusia Berada dalam Belahan Bumi Paling Berharga

JAKARTA – Harta karun sumber daya mineral kritis yang mana tersimpan dalam Rusia di skala besar memberikan alasan bagi Donald Trump untuk memperbaiki hubungan perekonomian Negeri Paman Sam dengan Moskow. Pernyataan ini menyusul percakapan telepon antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta pemimpin Rusia, Vladimir Pemimpin Rusia dimana keduanya fokus pada hubungan bilateral dan juga konflik Ukraina.
Kedua pemimpin dunia itu setuju peningkatan hubungan antara Negeri Paman Sam serta Rusia akan memunculkan ‘keuntungan besar’ yang digunakan mengarah pada kesepakatan dunia usaha pasca perdamaian tercapai. Hal itu merupakan pandangan Gedung Putih seperti dilansir RT.
Dalam wawancara itu, Trump menyatakan bahwa Negeri Paman Sam “harus berurusan dengan Rusia.”
“Mereka mempunyai lahan (wilayah) terbesar sejauh ini, melebihi China. Mereka memiliki 11 zona waktu. Anda dapat terbang melalui 11 zona waktu dari satu sisi ke sisi lainnya. Mereka mempunyai bumi yang tersebut sangat berharga,” kata Trump.
Selain itu Presiden Negeri Paman Sam juga menyinggung masalah kesepakatan mineral logam tanah jarang dengan Ukraina, sebagai kompensasi dari miliaran dolar bantuan yang tersebut diberikan pemerintahan sebelumnya terhadap Kiev.
Vladimir Zelensky sempat mengunjungi Gedung Putih pada akhir Februari untuk melakukan penandatanganan perjanjian, akan tetapi pembicaraan yang dimaksud menjadi kontroversial, juga berakhir tanpa kesepakatan.
Setelah berdiskusi dengan Pemimpin Rusia lewat panggilan telepon pada hari Selasa, Gedung Putih mengatakan, telah menyusun ‘kerangka kesepakatan mineral’ kemudian ketika ini fokusnya bergeser pada perjanjian damai jangka panjang.
Putin mengatakan, pada bulan Februari bahwa Kota Moskow siap untuk berkolaborasi dengan Washington pada pengembangan deposit mineral tanah jarang domestik Kremlin. Dimana Trump mengindikasikan beliau terbuka terkait gagasan tersebut.
Rare earth elements (REE) atau disebut juga logam tanah jarang adalah kumpulan 17 unsur logam yang memainkan peran penting pada teknologi modern dikarenakan sifat kimia kemudian fisiknya yang unik. Mereka digunakan di pembuatan elektronik, sistem pertahanan, dan juga teknologi energi terbarukan.





