Catatan Reshuffle Kabinet: Belajar 3 Kabinet Zaken yang tersebut Muncul di dalam Era Orde Lama
Jakarta – Istilah kabinet zaken tak lain sebuah kabinet dalam mana anggotanya dipilih berdasarkan keahlian serta bukanlah sebagai representasi dari partai urusan politik tertentu. Namun demikian, anggota kabinet zaken juga dapat berasal dari kalangan partai politik.
Dalam sejarahnya, kabinet zaken muncul antara tahun 1957 hingga 1959, pasca negara mengalami beberapa periode ketakstabilan. Munculnya kabinet zaken tak terlepas dari inovasi kebijakan pemerintah dalam akhir era Demokrasi Liberal lalu awal era Demokrasi Terpimpin. Presiden Soekarno mengusulkan konsep Demokrasi Terpimpin sebagai alternatif untuk Demokrasi Liberal yang mana dianggap bukan sesuai dengan karakter bangsa Indonesia.
3 Zaken Kabinet Era Orde Lama
1. Kabinet Natsir
Kabinet Natsir adalah kabinet pertama yang tersebut dibentuk setelahnya pembubaran Republik Nusantara Serikat (RIS). Kabinet ini resmi diinformasikan pada tanggal 7 September 1950 melalui Keputusan Presiden Republik Negara Indonesia Nomor 9 Tahun 1950. Kabinet ini dipimpin oleh Mohammad Natsir sebagai perdana menteri.
Kabinet ini merupakan hasil dari koalisi antara partai Masyumi dan juga PNI (Partai Nasional Indonesia), meskipun tiada ada anggota PNI yang terlibat di dalamnya. Hal ini menyebabkan PNI berada dalam oposisi sama-sama Murba serta PKI. Pembentukan kabinet ini memungkinkan Partai Masyumi untuk memiliki jumlah keseluruhan kursi terbanyak pada DPR pada pada waktu itu.
Sebagai kabinet zaken, Kabinet Natsir banyak diisi oleh golongan non-partai lalu ahli, seperti Djuanda Kartawidjaja yang menjabat sebagai Menteri Perhubungan lalu Hamengkubuwono IX yang ditunjuk sebagai Wakil Awal Menteri.
2. Kabinet Wilopo
Kabinet Wilopo adalah kabinet ketiga yang terbentuk setelahnya pembubaran Republik Nusantara Serikat pada tanggal 3 April 1952 hingga 2 Juni 1953. Formatur Ir. Sukarno membentuk Kabinet Darurat Ekstra-Parlementer lalu menunjuk Ir.
Djuanda Kartawidjaja sebagai Utama Menteri. Kabinet Djuanda ini diberi nama Kabinet Karya (Zaken Kabinet) sebab tidak ada berasal dari partai urusan politik dan juga memiliki dua anggota militer di dalamnya.
Mr. Wilopo merupakanpendiri kabinet ini serta menjabat sebagai perdana menteri ketujuh. Kabinet ini terbentuk pasca pembubaran Kabinet Sukiman-Suwiryo yang dimaksud diduga lebih banyak condong ke Blok Barat.
Kabinet Wilopo resmi terbentuk pada tanggal 1 April 1952 dengan susunan anggota yang berasal dari beragam partai kebijakan pemerintah dengan jumlah agregat kursi yang digunakan berbeda-beda. Susunan kabinet ini terdiri dari beberapa pendatang ahli pada bidangnya atau disebut sebagai kabinet Zaken.
3. Kabinet Djuanda
Kabinet Djuanda terbentuk pasca jatuhnya Kabinet Ali Sastroamidjojo II pada tanggal 14 Maret 1957. Jatuhnya kabinet sebelumnya disebabkan oleh hambatan ekonomi yang menyebabkan demonstrasi buruh yang dikomandoi oleh PKI.
Presiden Soekarno kemudian membentuk Kabinet Darurat Ekstra-Parlementer kemudian menunjuk Ir. Djuanda Kartawidjaja sebagai Pertama Menteri. Kabinet Djuanda ini bukan berasal dari partai urusan politik serta memiliki dua anggota militer ke dalamnya.
Kabinet Djuanda dikenal sebagai kabinet zaken akibat keberhasilannya di berubah-ubah prestasi, seperti membentuk Dewan Nasional, memperjuangkan Irian Barat, dan juga mempercepat pembangunan. Kabinet ini berlangsung dari April 1957 hingga Juli 1959.
Setelah era Kabinet Djuanda, tidak ada ada lagi kabinet zaken yang dimaksud terlihat pada pemerintahan Indonesia, baik di dalam era Orde Baru maupun era Reformasi. Bagaimana kabinet Prabowo kelak? Rasanya mustahil sebagai kabinet zaken.
KAKAK INDRA PURNAMA | EIBEN HEIZIER | ANANDA RIDHO SULISTYA
Pilihan editor: Langkah Jokowi Lima Tahun ke Depan dan juga Usulan Kabinet Zaken
Artikel ini disadur dari Catatan Reshuffle Kabinet: Belajar 3 Kabinet Zaken yang Muncul di Era Orde Lama





