BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Unit ke Perairan Sabang hingga Laut Arafuru
Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi kemudian Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang tersebut berisiko terbentuk di dalam beberapa wilayah perairan Indonesi pada 24 – 25 Juli 2024.
Prakirawan BMKG Dyah Ayu mengutarakan pola angin di wilayah Indonesi bagian utara umumnya bergerak dari tenggara – barat daya dengan kecepatan angin berkisar 8 – 20 knot, sedangkan ke wilayah Nusantara bagian selatan umumnya bergerak dari timur – tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 – 20 knot.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Sulawesi bagian barat kemudian Laut Arafuru,” kata Dyah melalui pernyataan tertulis, Rabu, 24 Juli 2024.
Kondisi tersebut, menurut dia, menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 – 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Pulau Sabang, perairan barat Aceh – Kepulauan Mentawai, perairan barat Bengkulu – Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa – Pulau Sumba, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Samudra Hindia Selatan Jawa – NTT, perairan Kepulauam Sangihe – Kepulauan Taulud, Samudra Pasifik Utara Halmahera, perairan Kepulauan Aru, perairan Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru.
“Potensi gelombang lebih tinggi pada beberapa wilayah yang dimaksud dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran,” kata Dyah.
Untuk itu, BMKG mengimbau rakyat untuk setiap saat waspada, khususnya bagi nelayan yang tersebut beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan pada kecepatan angin lebih banyak dari 15 knot juga tinggi gelombang di berhadapan dengan 1,25 meter, kapal tongkang untuk kecepatan angin lebih besar dari 16 knot juga tinggi gelombang pada menghadapi 1,5 meter serta kapal ferry pada kecepatan angin lebih tinggi dari 21 knot kemudian tinggi gelombang pada berhadapan dengan 2,5 meter.
Sementara kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar, menurut Dyah, perlu mewaspadai kecepatan angin tambahan dari 27 knot juga membesar gelombang di menghadapi 4 meter.
“Dimohon untuk rakyat yang mana tinggal serta beraktivitas pada pesisir sekitar area yang tersebut berpeluang terjadi gelombang tinggi agar terus setiap saat waspada,” kata Dyah.
Artikel ini disadur dari BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Sabang hingga Laut Arafuru





