Jelang Pembatasan BBM per 1 Oktober, Berikut Taraf Konsumsi User Pertalite

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga mencatatkan data besaran besar pembelian Pertalite secara rata-rata adalah 19,5 liter setiap harinya. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari menjelaskan, data yang dimaksud dalam ambil dari keseluruhan kegiatan Pertalite di area bulan Juni 2024.
“Periode Juni 2024, 78% konsumen mengisi pertalite setiap harinya dengan rata-rata besar pengisian 19,5 liter artinya dari 78% dari populasi konsumen, pengisian pertalite 19,5 liter per hari mencukupi permintaan BBM untuk kendaraan mereka,” jelas Heppy pada keterangan resminya, Rabu (4/9/2024).
Adapun data rata-rata pengisian Pertalite diolah oleh Pertamina Patra Niaga dari pemasaran real time di area SPBU dengan menggunakan sistem SPBU yang dimaksud telah terjadi terdigitalisasi. Lebih lanjut Heppy mengungkapkan, bahwa digitalisasi yang dimaksud digunakan untuk menggalakkan penyaluran BBM Subsidi secara tepat melalui inisiatif Subsidi Tepat.
“Program Subsidi Tepat menjadi upaya kami untuk menegaskan transparansi penyaluran BBM bersubsidi. Melalui digitalisasi, penyaluran BBM bersubsidi dapat dipantau secara real time, juga mengurangi prospek penyelewengan di dalam lapangan,” paparnya.
Pendataan pengguna BBM Subsidi melalui pendaftaran QR Code melalui subsiditepat.mypertamina.id terus dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga dimana ketika ini memprioritaskan lokasi-lokasi yang tersebut berada di dalam wave satu yaitu wilayah Jawa Madura Bali (Jamali) kemudian beberapa wilayah non Jamali yaitu Kepri, NTT, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur kemudian Kalimantan Utara.






