Berhasil Hentak Panggung Nex Fest 2024, Bring Me The Horizon Bayar Lunas ‘Utang’ ke Penggemar Indonesia

JAKARTA – Bring Me The Horizon akhirnya membayar lunas ‘utang’ mereka untuk para penggemar di tempat Indonesia. Band yang digunakan digawangi Oliver Sykes cs ini sukses menimbulkan turnamen Nex Fest 2024 menjadi sebuah waktu malam yang digunakan tak terlupakan.
Pada November 2023, Bring Me The Horizon dijadwalkan manggung pada Ibukota Indonesia pada rangkaian world tour mereka. Namun, untuk alasan keamanan konser terpaksa dibatalkan pada ketika itu.
Tak ingin mengecewakan para penggemar setia BMTH, Ravel Entertainment selaku promotor kembali memboyong band selama Inggris yang disebutkan pada acara Nex Fest 2024 yang mana diselenggarakan dalam Carnaval Ancol Ibukota pada Minggu, 25 Agustus 2024.
Bring Me The Horizon naik ke berhadapan dengan panggung tepat pada pukul 21.45 WIB. Oliver Sykes segera menghadirkan penonton bernyanyi sama-sama lewat lagu DarkSide.
“Jakartaaaaaa, we missed you alot!” seru Oliver Sykes untuk para penggemarnya.
Tak berhenti di tempat situ saja, Bring Me The Horizon back to back menghentak panggung Next Fest 2024 lewat lagu Happy Song, Sleepwalking, MANTRA, Teardrops, Kool-Aid, Shadow Mosses, liMOusIne, AmEN!, serta Parasite Eve. Gema riuh pengumuman penonton pun terasa menggetarkan Carnaval Ancol, mengingat deretan lagu yang dimaksud sangat populer.
Kualitas produksi juga visual panggung BMTH di malam hari ini patut diacungi jempol lantaran didesain begitu megah. Sejak merilis album Post Human: Survival Horror, BMTH memang sebenarnya merancang visual khusus dengan icon utama bernama Eve.
Visual ini kemudian diberi narasi apik untuk mengisi jeda di area setiap lagu. Fakta menarik lainnya, salah satu animator visual merekan ternyata berasal dari Indonesia, izzy — @vngnc.
Suasana konser semakin memanas ketika Oliver Sykes memboyong BabyMetal untuk berduet membawakan Kingslayer. Kingslayer menjadi salah satu lagu yang sangat dinantikan oleh penggemar BMTH sebab menyuguhkan perpaduan dua karakter musik metal yang tersebut berbeda, namun sukses menghasilkan kembali sebuah maha karya bagi para penggemar kedua band tersebut.






