Saul Canelo Alvarez Pertahankan Gelar Kelima usai Pecundangi Edgar Berlanga

Saul “Canelo” Alvarez sukses mempertahankan sabuk juara kelas menengah super WBC kemudian WBO untuk kali kelima. Kepastian itu didapat pasca mengalahkan Edgar Berlanga di tempat T-Mobile Arena, Las Vegas, Akhir Pekan (15/9/2024).
Canelo menjadi petinju pria pertama yang digunakan sukses mempertahankan gelar kejuaraan di lima kali sejak era empat sabuk (2007).
Jalannya Pertarungan
Canelo mengambil kendali di area awal ronde pertama, walaupun Berlanga berupaya memberi perlawanan dengan jab cepat. Meski begitu, Canelo menampilkan ketenangannya juga mendaratkan beberapa pukulan kuat pada ronde kedua.
Momen kunci terjadi di area ronde ketiga ketika Canelo menjatuhkan Berlanga dengan hook kiri sempurna. Berlanga bangkit, tetapi Canelo segera melancarkan serangan bertubi-tubi, memojokkan lawannya. Berlanga berhasil bertahan serta mencoba memperlambat tempo pertarungan.
Memasuki ronde keempat hingga kelima, Canelo terus menekan juga mendominasi jalannya laga. Beberapa pukulan kerasnya mengenai tubuh Berlanga, sementara penantang jika Amerika itu mulai kehabisan tenaga. Berlanga sesekali melakukan serangan balik, namun Canelo tetap memperlihatkan unggul dengan serangan yang tersebut lebih banyak efektif.
Ronde keenam menjadi titik kritis bagi Berlanga, yang tersebut sebelumnya memprediksi kemenangan KO. Namun, kenyataannya, ia malah sibuk bertahan dari tekanan Canelo yang dimaksud tanpa henti. Berlanga semakin melambat serta harus bertahan lebih besar keras di dalam sisa ronde-ronde berikutnya.
Meski Berlanga menunjukkan beberapa perlawanan di dalam ronde-ronde akhir, Canelo tetap memperlihatkan mendominasi. Kedua petinju sempat terlibat adu mulut di tempat ronde kesepuluh, menambah intensitas pertarungan. Namun, Canelo terus mengawasi dan juga meyakinkan kemenangan yang dimaksud hampir sempurna pada duel epik ini.
Sekarang Berlanga gagal mempertahankan rekor tak terkalahkan miliknya. Di awal pertarungan, tepatnya dalam ronde ketiga, beliau jatuh dipukul Canelo dengan tangan kiri yang digunakan cepat.
Di akhir ronde ke-12, Berlanga bereaksi dengan penonton namun justru mendapat sorakan. Kemudian Canelo melakukan hal yang dimaksud sebanding juga reaksi penonton sebaliknya, mereka itu memberi tepuk tangan. Wasit mengumumkan Canelo menang dengan kebijakan nomor mutlak, 117-110, 118-109, 118-109.






