Sinopsis Sinetron Cinta Yasmin, hari terakhir pekan 6 September 2024: Perang Emosi serta Strategi

JAKARTA – Rangga mulai merasa curiga terhadap Prasetyo, khususnya pasca mengawasi Prasetyo dan juga Ajeng kerap berbicara secara diam-diam. Di sisi lain, Romeo, Yasmin, kemudian Dirga merancang strategi untuk menjebak Riza, anak buah Prasetyo, dengan Dyah sebagai umpan.
Dengan persiapan yang dimaksud baik, merekan berhasil menggagalkan rencana penculikan Dyah. Namun, meskipun diinterogasi, Riza berhasil melarikan diri, memproduksi Prasetyo menyadari bahwa ia sudah pernah terjebak oleh Romeo lalu timnya.
Dalam situasi yang mana tegang, Rangga meminta-minta Yasmin untuk membantu membujuk Kayla yang digunakan sedang sakit agar mau makan. Ketika Yasmin datang ke rumah Cakradinata, Alysa merasa cemburu dan juga marah, tetapi Rangga juga Romeo membela Yasmin.
Di sisi lain, Ajeng sangat marah untuk Prasetyo lantaran ia memanfaatkan anak buahnya untuk melaksanakan rencana yang lebih tinggi besar. Sementara itu, Romeo merasa cemburu meninjau keakraban Yasmin kemudian Rangga yang digunakan sedang memasak bersama, dan juga ia mulai membayangkan momen-momen manis di tempat dapur sama-sama Yasmin.
Kayla akhirnya mau makan masakan Yasmin juga Rangga, dan juga memohonkan Yasmin untuk tetap saja menemaninya. Hal ini menciptakan Yasmin menginap di area rumah Cakradinata, memberi Rangga kesempatan untuk lebih banyak dekat dengannya.
Ajeng yang digunakan mendengar bahwa Nina akan segera pergi dari dari penjara merasa gelisah, dan juga Prasetyo menegaskan bahwa Nina akan bebas akhir tahun ini, yang mana semakin memperburuk kegelisahan Ajeng. Ketika Ajeng bertanya terhadap Rangga tentang perasaannya terhadap Yasmin, Rangga menyangkalnya. Namun, ketika Ajeng menuju lokasi proyek, ia tanpa peringatan diserang oleh sekelompok begal, serta Rangga segera menyusul dengan Yasmin untuk membantunya.
Apakah Rangga akan mulai menyadari perasaannya terhadap Yasmin pasca kejadian ini? Saksikan Layar Drama RCTI Cinta Yasmin, setiap hari pukul 19.45 Waktu Indonesia Barat hanya sekali pada RCTI kanal digital 28 UHF (Jabodetabek)






