Merek Dagang American Riviera Orchard Milik Meghan Markle Ditolak pada Amerika Serikat

JAKARTA – Merek perlengkapan rumah tangga American Riviera Orchard milik Meghan Markle menghadapi masalah. Kali ini terkait lingkaran pada logonya.
Kantor Paten lalu Merek Dagang AS, USPTO menolak permohonan nama merek milik Meghan Markle . Alasannya, usaha bukan diperbolehkan untuk mematenkan lokasi geografis. Hal ini mencakup nama ‘American Riviera’ untuk garis pantai dalam dekat rumah besar Sussex di area Montecito, California.
USPTO mempertanyakan huruf ‘O’ untuk Orchard digambarkan pada logo yang dimaksud rumit lalu berputar-putar untuk perusahaan tersebut, yang digunakan direncanakan untuk membantu meningkatkan kekayaan Meghan lalu Harry pasca berakhirnya kesepakatan Spotify senilai 20 jt USD.

Dalam dokumen ‘tindakan nonfinal’, USPTO menulis bahwa permohonan sudah ditinjau oleh pengacara pemeriksa serta pemohon harus menyerahkan deskripsi merek yang mana sudah diubah yang mana sesuai dengan merek pada gambar.
Deskripsi ketika ini tak konsisten dengan merek pada gambar serta karenanya tiada akurat. Deskripsi harus akurat kemudian belaka mengidentifikasi elemen literal lalu desain yang tersebut muncul di merek.
Secara khusus, deskripsi merek pada waktu ini menunjukkan bahwa huruf ‘O’ muncul pada merek. Namun, huruf yang disebutkan sekarang terlihat jelas atau sangat bergaya sehingga tidak ada dapat dikenali sebagai huruf.
Lebih jauh, deskripsi yang dimaksud tidaklah lengkap dikarenakan bukan menggambarkan semua elemen pada merek. Namun USPTO membantu Meghan untuk deskripsi yang mana lebih lanjut akurat dari gambar pada waktu ini.
“Deskripsi berikut disarankan, apabila akurat: Merek yang disebutkan terdiri dari segi delapan bergaris ganda yang dimaksud menutupi huruf bergaya serta tumpang tindih ‘AR’ lalu menggabungkan garis-garis dekoratif serta melingkar. Huruf ‘A’ terakhir berisi bunga bergaya di area bagian berhadapan dengan huruf,” katanya.
Dokumen yang tersebut serupa mempersoalkan deskripsi Meghan tentang beberapa barang yang digunakan akan dipasarkannya, dengan mengungkapkan bahwa barang-barang yang disebutkan ‘terlalu luas’. Barang-barang yang disebutkan termasuk ‘sabun mandi, serbet koktail, panci hingga peralatan memasak lainnya.

Pengajuan merek dagangnya sudah mengalami keterpurukan yang dimaksud memalukan ketika USPTO menyatakan bahwa ia gagal membayar biaya pendaftaran internasional sebesar 11.382 Mata Uang Dollar juga ‘ketidakberesan’ lain yang mana perlu ‘diperbaiki’.
Keputusan USPTO belum final, serta pengacara Markle masih dapat mengajukan banding dan juga merevisi pengajuan dia untuk mencoba agar setidaknya beberapa produknya disetujui.






