IKN Dibuka untuk Umum Mulai 16 September, Begini Cara Daftar serta Aturannya

JAKARTA – Otorita Ibu Daerah Perkotaan Nusantara (OIKN) mengumumkan membuka kunjungan bagi publik umum yang tersebut ingin berkunjung ke Ibu Perkotaan Nusantara, di tempat Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Publik yang tersebut berkunjung sanggup menyaksikan segera Plaza Seremoni dan juga Taman Kusuma Bangsa Nusantara.
Informasi yang digunakan didapat dari laman resmi IKN, publik umum dapat berkunjung mulai Senin, 16 September 2024, penduduk dapat berkunjung ke Nusantara setiap hari pada pukul 09:00 – 17:00 WITA, serta merasakan sendiri semangat yang dimaksud mendirikan ibu kota masa depan Indonesia.
“Kami ingin memberikan kesempatan bagi warga untuk meninjau dengan segera perkembangan Nusantara sambil memverifikasi bahwa proses pembangunan tetap memperlihatkan berjalan optimal. Panduan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk melibatkan seluruh rakyat Indonesia di perjalanan konstruksi ibu kota baru Nusantara,” ujar Staf Khusus Kepala Otorita IKN Lingkup Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw di keterangannya, Akhir Pekan (15/9/2024).
Otorita IKN sama-sama Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) juga berbagai pemangku kepentingan lainnya telah lama menyiapkan panduan kunjungan yang dimaksud komprehensif. Panduan ini dirancang untuk menegaskan pengalaman kunjungan yang nyaman, aman kemudian memuaskan bagi seluruh pihak.
Selama kunjungan, pengunjung wajib mematuhi ketentuan yang berlaku seperti menggunakan transportasi umum yang tersebut disediakan pada titik kumpul, menjaga kebersihan, dilarang merokok, dilarang memasuki area yang mana tidak sebagai area berkunjung dan juga mematuhi seluruh arahan dari petugas di dalam lapangan.
“Otorita IKN berharap kunjungan rakyat umum dapat memberikan pengalaman yang membahagiakan, mempererat semangat kebersamaan, dan juga menumbuhkan kebanggaan terhadap penyelenggaraan Nusantara sebagai Daerah Perkotaan Planet untuk Semua yang cerdas, hijau, kemudian berkelanjutan yang digunakan dibangun oleh putra-putri Indonesia,” tambah Troy Pantouw.
Mengingat Nusantara ketika ini masih pada proses penyelenggaraan lalu mempertimbangkan aspek keamanan, ketertiban dan juga keselamatan, jumlah agregat pengunjung maksimal 300 orang per hari.
Berikut adalah tata cara kunjungan umum masyarakat:






