Fastlane Mandalika Track Day 2024: 21 Mobil Sport Nikmati Peluang Kecepatan dalam Sirkuit Internasional

Fastlane Mandalika Track Day 2024 sukses diselenggarakan dalam Sirkuit Internasional Mandalika , Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 8-10 Agustus 2024 lalu. Ajang ini dilakukan untuk menyalurkan hobi otomotif, teristimewa mobil-mobil berkecepatan tinggi.
Di Sirkuit Mandalika ini, seluruh partisipan yang digunakan berjumlah 16 orang serta 21 unit mobil yang disebutkan diajak untuk menikmati kemungkinan kecepatan yang digunakan dimiliki mobil-mobil mereka.
“Kita sangat puas dengan kondisi Sirkuit Mandalika yang telah seperti sirkuit pada luar negeri. Makanya, tahun ini kita kembali ke sini,” kata Melvin Tenggara selaku pelaksana Royal Brewhouse Fastlane Mandalika Track Day 2024.
“Royal Brewhouse Fastlane Mandalika Track Day 2024 ini bukanlah merupakan kompetisi balap semata, namun sebuah turnamen safety driving campaign, dimana teman-teman yang mana memiliki hobi ngebut atau balapan dengan mobilnya, harus disalurkan dalam tempat yang digunakan tepat seperti pada Sirkuit Mandalika ini, tidak dalam jalan umum yang digunakan dapat membahayakan sejumlah orang. Selain itu, sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita juga ingin membantu memperkenalkan Sirkuit Mandalika ini agar semakin dikenal dalam dunia internasional, termasuk berbagai destinasi wisata di area sekitarnya,” sambung Melvin.
Melvin menambahkan bahwa Fastlane Mandalika Track Day 2024 yang disebutkan merupakan turnamen untuk latihan balapan pada sirkuit yang dimaksud bersifat private atau terbatas. Tahun ini, kata dia, kontestan dibatasi untuk kategori sports car atau mobil sports car seperti Porsche, BMW-M, Mercedes AMG sampai Supercar seperti Ferrari, Lamborghini, Mclaren hingga mobil track car seperti Praga kemudian Radical.
Disebutkan, turnamen ini dijalankan secara terbatas, dikarenakan memang benar biaya yang digunakan harus dikeluarkan dari masing-masing pesertanya sangat besar, baik untuk biaya sewa sirkuit, akomodasi, hingga loading kendaraan. “Selain biaya yang tersebut cukup besar untuk sewa Sirkuit Mandalika, setiap kontestan di turnamen ini bisa saja habis sekitar puluhan juta, oleh sebab itu akomodasi mobil dari pulau Jawa masih cukup mahal. Semoga suatu ketika nanti ada solusi yang dimaksud terbaik,” beber Melvin.
Untuk persyaratan seluruh partisipan atau member, selain mempunyai lisensi mengemudi, mereka juga wajib melengkapi kemudian mengecek kondisi mobilnya secara menyeluruh, seperti tekanan lalu kondisi ban, kualitas rem, oli, coolant, ketersediaan unit pemadam kebakaran hingga helm dan juga perlengkapan lainnya yang digunakan menyokong aspek keamanan kemudian kenyamanan pada berkendara.
Dikatakan Melvin, seluruh kontestan akan mendapatkan full day track private, peralatan transponder yang mana berstandar international untuk menentukan best time, marshall yang digunakan berjaga di area tiap sektor, paddock untuk mekanik, unit ambulan, ruang tunggu lalu istirahat. Selain itu ada juga instruktur yang mana memandu lalu membantu mengarahkan driving line serta titik pengereman.
“Semua dilaksanakan pada satu hari, termasuk jalan-jalan menikmati destinasi wisata kemudian kulineran pada sekitar Sirkuit Mandalika, Lombok. Kita ingin kegiatan ini menjadi sebuah kompetisi dan juga rencana tahunan,” katanya.



