Apakah Peraih KO Terbaik Tahun Ini adalah Lawan Naoya Inoue dan juga Terence Crawford?

Apakah peraih KO lalu duel terbaik tahun Hal ini bersaing dengan Naoya Inoue kemudian Terence Crawford ? Dalam hitungan menit, para calon peraih KO Terbaik juga Duel Terbaik Tahun Hal ini terjadi di radius 575 mil pada bagian barat daya AS, ketika Angelo Leo kemudian Vergil Ortiz Jr. meraih kemenangan di di malam hari yang tersebut tak terduga serta luar biasa bagi dunia tinju.
Merefleksikan kejadian yang dimaksud pada acara “Top Stories” pada Pro Box TV hari Senin, mantan pemegang peringkat juara dunia, Chis Algieri, Paulie Malignaggi juga Timothy Bradley Jr. mendiskusikan pertandingan yang disebutkan kemudian apa yang tersebut terjadi setelahnya. Mengetahui bahwa juara empat divisi serta atlet elite pound-for-pound selama Jepang, Naoya Inoue, akan naik ke kelas bulu pada tahun 2025, Malignaggi mengungkapkan bahwa penempatan waktu Leo sangatlah tepat pada waktu ia menyarangkan sebuah pukulan kiri yang tersebut brilian ke arah dagu sang pemegang sabuk juara, Luis Alberto Lopez, pada ronde ke-10, yang dimaksud menghasilkan kembali sebuah KO yang tersebut mengejutkan.
“Kapan pun anda mempunyai kesempatan kemenangan besar, sebuah KO besar… ia jelas berada di daftar incaran Inoue,” kata Malignaggi. “[Leo] adalah target [Inoue]. Leo adalah kandidat yang dimaksud sempurna dengan penampilannya ketika ini.”
Dengan mengungguli sabuk juara IBF kelas bulu dalam kota kelahirannya, Albuquerque, New Mexico, Leo (25-1, 12 KO) menampilkan kekuatan dasarnya, kata Bradley. “Cara ia mempersiapkan pukulan ini adalah tangkap kemudian pukul – ia tahu tangan lawannya Lopez akan turun ketika ia melayangkan pukulannya,” kata Bradley. “Itu adalah kesalahan umum yang tersebut dilaksanakan oleh berbagai petarung pada waktu ini. Itu adalah pukulan yang mana ditempatkan dengan sempurna pada dagu.”
Sementara itu, Ortiz secara mengejutkan bukan pernah mencetak pukulan KO yang mana terjadi pada 21 laga sebelumnya. Namun, ia mampu mengatasi dua knockdown dan juga meraih kemenangan nomor mutlak menghadapi atlet Ukraina, Serhii Bohachuk, pada Las Vegas. “Laga yang sangat menyenangkan. Dua pria yang tersebut sangat haus di sebuah divisi yang digunakan dalam,” kata Algieri, memuji penampilan Ortiz di area akhir laga serta kemampuannya menampilkan kekuatan baru.
“Saya meninjau Vergil meraih kemenangan pertarungan yang sangat tipis dengan implikasi besar, namun Bohachuk menunjukkan bahwa ia adalah orang pemain pada divisi ini juga. Ia menunjukkan kelasnya.”
“Pertarungan yang digunakan luar biasa! Dinamit, kombinasi yang tersebut eksplosif – merekan menjadikannya seperti yang digunakan kami harapkan juga lebih tinggi dari itu,” katanya. “Ortiz tergelincir dua kali. Bohachuk adalah pria itu … man, ia sangat kuat. Kekuatan yang dimaksud luar biasa, dagu yang digunakan hebat. Saya ingin melihatnya lagi.”
Bradley sangat menginginkan sebuah laga ulang, dengan menegaskan, “Bohachuk melakukan cukup sejumlah hal untuk menang… dua knockdown [pada ronde pertama dan juga kedelapan], juga saya kira ia jelas meraih kemenangan beberapa ronde di area antaranya. Orang yang digunakan salah tiada mendapatkan kebijakan juri.
“Bohachuk kalah bertarung, kalah posisi, dan juga kalah kerja keras dari Ortiz. Ya, Ortiz tambahan eksplosif, namun sejumlah dari serangannya yang dimaksud tidaklah mendarat. Kembali menyerang, kawan-kawan.”






