3 Lawan Jake Paul yang tersebut Bukan Petinju Asli

Popularitas Jake Paul pada melawan ring tinju terus menanjak. Bahkan ada beberapa nama besar yang mana rela antre untuk menghadapi petinju Youtuber tersebut.
Sebut sekadar Kevin McBride. Dia merupakan mantan petinju yang dimaksud pernah mengakhiri karier Mike Tyson pada 2005 lalu. Kabar terbaru, penggemar tinju sudah ada menempatkan satu nama yang digunakan pantas menghadapi Paul.
Dia adalah Bobby Lashley. Pemilik nama lengkap Franklin Roberto Lashley itu merupakan pegulat profesional Amerika kemudian mantan seniman bela diri campuran.
Lashley mulai dikenal ketika tampil pada WWE kemudian Impact Wrestling. Setelah vakum dari dunia pertarungan, petarung berusia 48 tahun itu sedang mempertimbangkan untuk kembali ke arena pertarungan.
“Saya melakukan semuanya. Anda belaka hidup sekali, tetapi saya punya banyak tenaga. Saya pada kondisi prima. Saya merasa baik. Saya termotivasi. Saya beristirahat. Gulat, ya. Tinju, ya, MMA, ya. Akting, ya. Semuanya, ya,” jelas Lashley diambil dari Boxingnews, Rabu (28/8/2024).
“Tetapi saya memiliki sejumlah hal yang dimaksud berbeda ketika ini. Sebuah perusahaan tinju menelepon saya lalu menawari saya pertandingan yang digunakan resmi. Jadi kami sedang pada pembicaraan dengan mereka, jadi saya telah lama berlatih tinju. Saya suka tinju. MMA adalah suatu kemungkinan. Hanya tergantung pada tawaran apa yang digunakan datang,” imbuh Lashley.
Paul sebenarnya telah tak asing meladeni lawan yang dimaksud tak miliki latar belakang sebagai petinju profesional. Saat ia memulai kariernya di area tinju, The Problem Child telah beberapa kali menghadapi petarung seni bela diri campuran. Lantas, siapa sajakah mereka?
Berikut 3 Lawan Jake Paul yang mana Bukan Petinju Asli
1. Ben Askren
Di awal debutnya memutuskan karier sebagai petinju profesional. Jake Paul menantang Ben Askren di area Mercedes-Benz Stadium, 17 April 2021 lalu.
Pada pertarungan ini, Paul secara mengejutkan menang TKO di area ronde pertama melawan mantan juara kelas welter Bellator juga ONE. Kemenangan gemilang ini kemungkinan besar yang tersebut menimbulkan popularitasnya melejit.




